Sabtu, 07 Juli 2012

Bukti Kongkrit Akidah wahabi-salafi adalah Akidah Yahudi


Para pembaca sekalian, mungkin banyak yang tidak mengetahui apa dan bagaimana sebenarnya akidah wahabi-salafi, orang-orang awam pada umumnya hanya mengetahui bahwa akidah mereka menetapkan sifat-sifat Allah yang ada dalam al-Quran dan menghindari takwil karena takwil bagi mereka adalah perbuatan Yahudi.

Apalagi orang-orang yang telah menjadi doktrin mereka atau tertarik ajaran mereka sebab topeng yang mereka gunakan dengan slogan kembali pada Al-Quran dan Sunnah dan menjauhi segala bentuk kesyirikan, maka sudah pasti akan melihat ajaran dan akidah mereka murni ajaran tauhid yang suci. Usaha keras untuk memberantas segala bentuk kesyirikan yang ada dan telah merata di seluruh permukaan bumi ini.

Tapi tidak bagi kaum muslimin yang memiliki pondasi Tauhid Ahlus sunnah waljama’ah, mereka akan mampu mengetahui dan melihat misi jahat yang diselipkan di belakang slogan itu. Seiring waktu berjalan, semakin terlihat, semakin terbongkar akidah wahabi-salafi yang sesungguhnya, semakin tercium dan tampak persamaan akidah wahabi-salafi dan Yahudi. Mereka secara lahir menampakkan pada kaum muslimin permusuhan pada Yahudi, tapi secara sembunyi berteman akrab dengan Yahudi.

Pada kali ini, saya akan bongkar untuk pembaca akidah wahabi-salafi yang sesungguhnya yaitu “ AKIDAH WAHABI-SALAFI ADALAH AKIDAH YAHUDI “. Tidak perlu saya mengambil sumber dari kitab-kitab para ulama ahlus sunnah yang menceritakan akidah wahabi. Jika saya nukil dari para ulama ahlu sunnah tentang perkataan tasybih dan tajsim mereka, maka mungkin mereka masih bisa menolak dan mengelak, mereka akan mengatakan itu fitnah dan tuduhan yang tak berdasar pada syaikh-syaikh kami,  tapi saya akan tampilkan dengan bukti-bukti kuat akurat yang bersumber dari kitab-kitab karya ulama mereka sendiri yang sudah mereka cetak, terutama Ibnu Taimiyyah, Muhammad bin Abdul Wahhab, ad-Darimi (bukan ad-Darimi sunni pengarang kitab sunan), Albani, Ibnu Utsaimin dan yang lainnya, Yang tak akan mampu mereka bantah.

Saya hanya menampilkan bukti-bukti kongkrit ini semata-mata hanya untuk suadara-saudaraku yang telah terpengaruh dengan akidah wahabi. Dan petunjuk hanyalah dari Allah Swt.

Jika masih ada wahabi yang membantah bukti dan penjelasan nyata ini, maka ibarat orang yang berusaha menutupi cahaya matahari yang terang benderang di sinag hari dengan segenggam tangannya.

  1. Akidah Yahudi :
Di dalam naskah kitab Taurat yang sudah dirubah yang merupakan asas akidah Yahudi yang mereka namakan “ SAFAR AL-MULUK “ Al-Ishah 22 nomer : 19-20 disebutkan :
و قال فاسمع إذاً كلام الرب قد رأيت الرب جالسا على كرسيه و كل جند السماء وقوف لديه عن يمينه و عن يساره
“ Dan berkata “ Dengarkanlah, ucapan Tuhan..aku telah melihat Tuhanku duduk di atas kursinya dan semua pasukan langit berdiri di hadapannya dari sebelah kanan dan kirinya “.
Dalam kitab mereka yang berjudul “ SAFAR AL-MAZAMIR “ Al-Ishah 47 nomer 8 disebutkan :
الله جلس على كرسي قدسه
“ Allah duduk di atas kursi qudusnya “.


Akidah wahabi-salafi :

Di dalam kitab andalan wahabi-salafi yaitu Majmu’ al-Fatawa Ibnu Taimiyyah al-Harrani imam wahabi juz 4 halaman 374 :

إن محمدا رسول الله يجلسه ربه على العرش معه

“ Sesungguhnya Muhammad Rasulullah didudukkan Allah di atas Arsy bersama Allah “.
Di dalam kitab “ Syarh Hadits an-Nuzul “ halaman 400 cetakan Dar al-‘Ashimah disebutkan bahwasanya Ibnu Taimiyyah berkata :

فما جاءت به الأثار عن النبى من لفظ القعود و الجلوس فى حق الله تعالى كحديث جعفر بن أبى طالب و 
حديث عمر أولى أن لا يماثل صفات أجسام العباد

“ Semua hadits yang datang dari Nabi dengan lafadz qu’ud dan julus (duduk) bagi Allah seperti hadits Ja’far bin Abi Thalib dan hadits Umar, lebih utama untuk tidak disamakan dengan anggota tubuh manusia “.

Dalam halaman yang sama Ibnu Taimiyyah berkata :

إذا جلس تبارك و تعالى على الكرسي سمع له أطيط كأطيط الرحل الجديد

“ Jika Allah duduk di atas kursi, maka terdengarlah suara suara saat duduk sebagaimana suara penunggang bintang tunggangan karena beratnya ”

Kitab tersebut dicetak di Riyadh tahun 1993, penerbit Dar al-‘Ashimah yang dita’liq oleh Muhammad al-Khamis.

Di dalam kitab ad-Darimi (bukan ulama sunni al-Hafdiz ad-Darimi pengarang hadits sunan) halaman 73 disebutkan :
هبط الرب عن عرشه إلى كرسيه
“ Allah turun dari Arsy ke kursinya “

Kitab itu terbitan Dar al-Kutub al-Ilmiyyah yang dita’liq oleh Muhamamd Hamid al—Faqiy.

Kitab ad-Darimi (al-wahhabu) ini dipuji-puji oleh Ibnu Taimiyyah dan menganjurkannya untuk dipelajari, sebab inilah wahabi menjadi taqlid buta.

Tapi akidah mereka ini disembunyikan dan tidak pernah dipublikasikan ke khalayak umum.

Sekedar info : Lafadz duduk bagi Allah tidak pernah ada dalam al-Quran dan hadits.

  1. Akidah Yahudi :
Di dalam naskah Taurat yang sudah ditahrif yang mereka namakan “ Safar at-Takwin Ishah pertama nomer : 26-28 disebutkan :

و قال الله نعمل الإنسان على صورتنا على شبهنا... فخلق الله الإنسان على صورته على صورة الله خلقه ذكرا و أنثى خلقهم
“ Allah berkata ; “ Kami buat manusia dengan bentuk dan serupa denganku…lalu Allah menciptakan manusia dengan bentuknya, dengan bentuk Allah, dia menciptakan laki-laki dan wanita “.


Akidah wahabi :

Di dalam kitab “ Aqidah ahlu Iman fii Khalqi Adam ‘ala shurati ar-Rahman “ karya Hamud bin Abdullah at-Tuajari syaikh wahabi, yang dicetak di Riyadh oleh penerbit Dar al-Liwa cetakan kedua, disebutkan dalam halama 16 :

قال ابن قتيبة: فرأيت في التوراة: إن الله لما خلق السماء و الأرض قال: نخلق بشرا بصورتنا

“ Berkata Ibnu Qathibah “ Lalu aku melihat di dalam Taurat : “ Sesungguhnya Allah ketika menciptakan langit dan bumi, Dia berkata : “ Kami ciptakan manusia dengan bentukku “.
Pada halaman berikutnya di halaman 17 disebutkan :

و في حديث ابن عباس: إن موسى لما ضرب الحجر لبني إسرائيل فتفجر و قال: اشربوا يا حمير فأوحى الله إليه: عمدت إلى خلق من خلقي خلقتهم على صورتي فتشبههم بالحمير ، فما برح حتى عوتب

“ Di dalam hadits Ibnu Abbas : “ Sesungguhnya Musa ketika memukul batu untuk Bani Israil lalu keluar air dan berkata : “ Minumlah wahai keledai, maka Allah mewahyukan pada Musa “ Engkau telah mencela satu makhluk dari makhlukku yang Aku telah ciptakan mereka dengan rupaku, lalu engkau samakan mereka dengan keledai “ Musa terus ditegor oleh Allah “.

Naudzu billah dari pendustaan pada Allah dan pada para nabi-Nya.

  1. Akidah Yahudi :
Disebutkan dalam kitab Yahudi yang mereka namakan “ Safar Khuruj “ ishah 19 nomer : 3-6 :
فناداه الرب من الجبل ... فالآن إن سمعتم لصوتي و حفظتم عهدي

“ Maka Tuhan memanggil kami dari bukit….sekarang jika kalian mendengar suaraku dan menjaga janjiku “.


Akidah wahabi :

Di dalam kitab “ Fatawa al-Aqidah “ karya Muhammad bin Shalih al-Utsaimin yang dicetak Maktabah as-Sunnah cetakan pertama tahun 1992 di Mesir, pada halaman 72 Ibnu Utsaimin berkata :

في هذا إثبات القول لله و أنه بحرف و صوت ، لأن أصل القول لا بد أن يكون بصوت فإذا أطلق القول 
فلا بد أن يكون بصوت

“ Dalam hal ini dijelaskan adanya penetapan akan ucapan Allah Swt. Dan sesungguhnya ucapan Allah itu berupa huruf dan suara. Karena asli ucapan itu harus adanya suara. Maka jika dikatakan ucapan, maka sudah pasti ada suara “.

  1. Akidah Yahudi :
Di dalam kitab taurat yang sudah ditahrif yang mereka namakan dengan “ SAFAR ISY’IYA “ Ishah 25 nomer 10, Yahudi berkata :

لأن يد الرب تستقر على هذا الجبل

“ Sesungguhnya tangan Tuhan istiqrar / menetap di gunung ini “


Akidah wahabi :

dalam kitab Fatawa al-Aqidah karya Muhammad bin Shalih al-Utsaimin yang diterbitkan oleh Maktabah as-Sunnah cetakan pertama halaman 90, al-Utsaimin berkata :

و على كل فإن يديه سبحانه اثنتان بلا شك ، و كل واحدة غير الأخرى ، و إذا وصفنا اليد الأخرى بالشمال فليس المراد أنها أنقص من اليد اليمنى

“ kesimpulannya, sesungguhnya kedua tangan Allah itu ada dua tanpa ragu lagi. Satu tangannya berlainan dari tangan satunya. Jika kita sifatkan tangan Allah dengan sebelah kiri, maka yang dimaksud bukanlah suatu hal yang kurang dari tangan kanannya “.

  1. Akidah Yahudi :
Di dalam kitab Yahud “ Safar Mazamir “ Ishah 2 nomer : 4 disebutkan :
الساكن في السموات يضحك الرب
“ Yang tinggal di langit, Tuhan sedang tertawa “


Akidah wahabi :

Di dalam kitab “ Syarh Hadits an-Nuzul “ cetakan Dar al-’Ashimah halaman 182, Ibnu Taimiyyah berkata :
أن الله فوق السموات بذاته

“ Sesungguhnya Allah itu di atas langit dengan Dzatnya “

Di dalam kitab “ Qurrah Uyun al-Muwahhidin “ karya Abdurrahman bin Hasan bin Muhammad bin Abdul Wahhab (cicit Muhammad bin Abdul wahhab), cetakan Maktabah al-Muayyad tahun 1990 cetakan pertama, halaman 263 disebutkan :

أجمع المسلمون من أهل السنة على أن الله مستو على عرشه بذاته…استوى على عرشه بالحقيقة لا بالمجاز
“ Sepakat kaum muslimin dari Ahlus sunnah bahwa sesungguhnya Allah beristiwa di Arsy dengan dzat-Nya…Allah beristiwa di atas Arsy secara hakekat bukan majaz “.
Dan masih segudang lagi akidah-akidah wahabi-salafi yang meyakiniTuhannya dengan sifat-sifat makhluk-Nya sebagaimana akidah Yahudi.

Dan masih segudang lagi akidah-akidah wahabi-salafi yang meyakiniTuhannya dengan sifat-sifat makhluk-Nya sebagaimana akidah Yahudi. Dan jika saya beberkan semuanya, maka akan menjadi lembaran yang sangat banyak. Cukup yang singkat sedikit ini membuktikan bahwa akidah wahabi-salafi yang sesungguhnya adalah akidah Yahudi. 




27 komentar:

  1. mantap ...... maju terus kang

    BalasHapus
  2. bener bener ngawur,,,, postingan yang bener bener ngawur,, ahlussunnah itu artinya sunni juragan,, sedangkan SALAF adalah islam sunni yang menghidupkan sunnah dalam kehidupan sehari hari,,, belajar lagi sana,, anda boleh membenci wahabi,,, tapi jangan bawa bawa kata ''SALAF'' donk,,, biar gak keliatan ketololan ente,,ocree lanjuut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe...
      Otak dodol dipiara...
      Nyantai aja bro...*_^

      Hapus
  3. Om jangan mencak2 dgn argmntasi yg bodoh..

    Ahlus sunnah itu kelompok umat islam yg mengikuti ajran Rasul dan sahabat.

    Salaf adalah ulama kurun pertama (sahabat), kedua (tabi'in) dan ketiga (tabi'it tabi'in).

    Sedangkan Salafi : Sekte yg mengaku-ngaku mengikuti manhaj salaf, padahal tidak sama skli, mereka hanya mencuri istilah Salafi dari kelomopk Ahlus sunnah waljama'ah.

    Paham gak om ???

    Artikel saya jelas bahaw wahabi yang mengaku2 ngikut salaf...

    BalasHapus
  4. Lanjutkan, buka semuanya biar ane tahu;

    BalasHapus
  5. Ada banyak ribuan hadist yg palsu untuk menyesatkan umat nabi Muhammad SAW.
    ada hadis palsu,darimana sumbernya?
    ada hadis samar,darimana sumbernya?
    ada hadis asli,darimana sumbernya?
    Yang jadi pertanyaan saya,Apakah di jaman Nabi Muhammad ada golongan/organisasi? seperti Syiah Sunni,khowarij,persis,muhammadiyah,Nu,Wahabi DLL,
    Klo kita terpaku terhadap Sebuah golongan/organisasi umat islam tidak akan pernah damai dan selamanya tdk akan pernah bersatu,dan orang yg benci terhadap umat muslim akan semakin tertawa dengan melihat islam Seperi dijaman sekarang ini.

    Siapakah dajjal yg sebenarnya?
    Kenapa anda ingin memecah belah umat islam dan menjauhkan umat islam dari Al-Qura'an ?
    AlQur'an bukan hanya dibaca seperti membaca koran,AlQur'an adalah Surat dari Allah untuk mengatur hidup dan kehidupan manusia untuk menuju Ridho Allah SWT,artinya umat islam harus tau isinya,bagamana akan tau isinya klo kita menjauh dari Alqur'an.
    HIDUP LEBIH BAIK ADALAH TUJUAN KITA,TAPI MERASA DIRINYA ORANG YANG PALING BAIK ITU CELAKA.
    Janganlah merasa jadi orang yang paling benar karna syurga bukan untuk orang yang seperti itu,syurga hanya diberikan ketika allah ridho.

    BalasHapus
  6. buat mas buat anak qo coba"..:sori mas bro,ane emang bukan org yang tau mendalam tentang islam pondok pesantren,ane termasuk org" pengikut sufism,tp ttp menjalankan syareat,kalo ente tau sejarah kelam berdirinya kaum wahaby ente bakal sadar,ane ii di riyadh dan tau persis bagaimana mereka dan adab ibadah serta kesesatanya,tau g..?wahaby itu bentukan inggris,dlm rangka mengusir kekuasaan ustmaniyah turky dari mekkah dan madinah,tau g kejahatan wahaby yg memberantas kaum najd,kaum yg terakhir berjuang bersama NABI..?najd di bantai keji,lihat sekrg di riyadh dan mekkah...keluarga su"ud membangun gedung"freemasson,pemujaan terhadap dajjal,makannya tambah wawasan sebelum ngomes

    BalasHapus
  7. semoga firus wahabi jg syiah lenyap ditelan bumi, tdk lagi mengotori kemulyaan Islam yg Rahmatan lil a'lamin

    BalasHapus
  8. ASWAJAH kayaknya hanya disematkan kepada satu golongan saja (NU) dan sudah di ekslusifkan jadi yang ga tahlilan, kenduri, maulidan adalah wahabi.
    buat admin...tolong tunjukin satu dalil aja dari hadits yg shohih kalau nabi pernah tahlilan, atau sahabat pernah maulidan.
    jika tidak bisa.....
    berarti ASWAJAH bukan pengikut sahabat dan tabi'in serta tabi'ut tabi"in tapi pengikut ........(entahlah).
    ========
    sesama islam jangan saling mengkafirkan dan sesat menyesatkan.

    INGAT MBA....
    UCAPAN ANDA AKAN DIPERTANGGUNG JAWABKAN DI AKHERAT.....!!!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. fey hung@itulah yg saya sebut wahabi itu menelan mentah2 Al Quran dah hadist, padahal ulama sekelas imam hanbali,imam maliki,imam,syafi'i,imam hanafi sudah menyelesaikan masalah perbedaan2 spti itu,tentang ziarah kubur,tahlil,qunut,maulid..mereka sudah menyelesaikannya dan saling menghormati,..tapi oleh wahabi dikembalikan lagi ke masa konflik akibat perbedaan penafsiran AlQuran dan hadits itu,..celakanya anda kaum wahabi lebih suka ngurusin ibadah orang lain dari pada perang melawan kafir

      Hapus
    2. lah kan misinya MENGKAFIRKAN yg MUSLIM beda dg misinya ASWAJA sjak jaman kerajaan MENG ISLAMKAN yg KAFIR ☺☺☺

      Hapus
  9. Wong Fey Hung.. Seseorang itu dinilai dari siapa temanya, coba ente googling siapa temen Idola ente itu (abdul wahab)..

    mengenai, syukuran, tahlilan, tawasul, kenduri dalil: "la in syakartum la ajidanakum wa la inkafartum inna adzabi lasyadid" , jadi kl pengin di aku umat kanjeng nabi harus banyak2 syukuran.

    Mengenai maulid : dalilnya : sunnah nabi / hal yang dicontohkan nabi

    Nabi Muhammad S.A.W. : Puasa di hari Senin, bersyukur atas hari kelahiran beliau.
    Kita sebagai umat beliau sepantasnya bersyukur atas kelahiran beliau, krn beliau mencontohkan beryukur atas kelahirannya.

    BalasHapus
  10. hay wahabi. sebutkan dalil qur'an yang mengajari do'a2 sholat tata cara sholat dan raka'at sholat 5 lima waktu? (jawablah)
    dan ajaran sholat bukan dari pakde wahab. siapa pakde wahab? entah keturunan nabiyullah muhammad atau ISRAEL dan ingatlah pesan rosulullah tentang orang2 yg pantas untuk di jadikan imam kaum muslimin ... dan semoga saja masih banyak orang ahli kitab hai wahabi dan kalian telah membunuh cucu2 muhammad yang membawa ajaran2 yg d bawa oleh kakek2 nya. sedangkan entah ajaran siapa yg d bawa oleh wahab atau mungkin wahab adalah FITNAH DAJJAL yang kejam seperti yang ada di kitab2 yang membahas akhir zaman

    BalasHapus
  11. Solikin : nabi puasa hari senin dan kamis itu karena pada hari itu amal manusia di laporkan ke Allah oleh malaikat wkwk lol banget dah.
    Terus nabi ga pernah mencontohkan maulid nabi om hahaha lucu

    BalasHapus
  12. Ahh andaikata yg komen istiqomah mohon petunjuk Allah tentang yg haq ...pasti semua ayem...krn Allah memilih siapa yg dikehendakiNya..takutlah selalu kita ini..jangan_jangan kita bukanlah dari hambaNya yg disuruh masuk surgaNya..hanya qolbu yg sudah diberi cahayaNya yg bisa merasakan kebenaraNya..

    BalasHapus
  13. Tulisan bagus, nambah ilmu, nambah kemantapan pada Aqidah ASWAJA.

    BalasHapus
  14. Wahabi adalah Yahudi berkedok Islam (berkedok sunnah).

    BalasHapus
  15. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  16. sifat wahabi salafi=sifat yahudi ISRAEL
    ●Merasa diri paling benar ..paling hebat...paling pintar dari golongan selain mereka
    ●sebagai perusak dan pemecah ummat di MUKA BUMI
    ●KERAS KEPALA

    BalasHapus
  17. sepertinya kbnyakan yg disini menuduh wahaibi tukang fitnah keras kepala memecah belah umat, padahal tanpa disadari kalian melakukan hal yg justru kalian tuduhkan ke wahabi..saya baca artikel2 di blog ini justru yg memecah belah umat, menanamkan kebencian thd sesama muslim, memfitnah. jangan2 justru blog ini adalah misi orientasi yg berkedok islam dg tujuan memecah belah umat muslim..bukannya fitnah tp ga ada kedamaian yg saya tangkap dr blog ini..yg ada hanyalah merasa paling benar dg merendahkan yg lain

    BalasHapus
  18. Sama aja. Sekarang umat islam saling benci n merasa paling benar.

    BalasHapus
  19. apapun yang diikuti , ambil yg baiknya saja ,.. jgn diambil semua.. yg bisa menjaga kita ya cuma ALLAH dn diri kita sendiri.. apapun yg kita ikuti selagi prinsip kita sama kitab kita sama(Al-quran), nabi kita sama(Muhammad, S.a.w) , syahadat kita sama, rukun islam kita sama, rukun iman kita sama..dan tujuan kita sama yaitu syurga nya ALLAH... maka tafadhol/tafadholy.. stop mengkafirkan stop menjudge karena yg punya kuasa itu hnya ALLAH SWT.. jgn melampaui batas..
    ingat firman ALLAH :

    [Untukmu amalmu, untukku amalku]

    تِلْكَ أُمَّةٌ قَدْ خَلَتْ ۖ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَلَكُمْ مَا كَسَبْتُمْ ۖ وَلَا تُسْأَلُونَ عَمَّا كَانُوا يَعْمَلُونَ

    tilka ummatun qad khalat lahaa maa kasabat walakum maa kasabtum walaa tus-aluuna ‘ammaa kaanuu ya’maluuna

    Itu adalah umat yang telah lalu; baginya apa yang diusahakannya dan bagimu apa yang kamu usahakan; dan kamu tidak akan diminta pertanggungan jawab tentang apa yang telah mereka kerjakan.

    BalasHapus