Minggu, 01 Juli 2012

Terbongkarnya kejahatan Muhammad bin Abdul Wahhab melalui tangan-tangan pengikut setianya


Para pengekor wahabi ketika banyak tulisan membongkar kejahatan pendiri paham mereka yaitu Muhammad bin Abdul Wahhab diantaranya tindakan kriminalitas yang dilakukan Muhammad bin Abdul wahhab seperti mengkafirkan, memfitnah dan sampai membunuh, maka dengan spontan mereka mengatakan itu kedustaan dan bohong belaka. Mereka berusaha menutupi sejarah kelam pendiri ajaran mereka sendiri, tapi walau bagaimanapun sejarah kelam mereka tidak bias ditutup-tutupi datau direkayasa.

Dan maha besar Allah yang telah membongkar kejahatan orang-orang yang dhalim dan sesat melalui tangan-tangan mereka sendiri.  Kali ini saya akan menampilkan pada pembaca bukti kejahatan Muhamamad bin Abdul wahhab dan para pengikutnya melalui tulisan seorang murid Muhammad bin Abdul wahhab sendiri yaitu Syaikh Husain bin Ghannam yang telah menulis sejarah Najd dan terangkumkan dalam kitab karyanya Tarikh an-Najd yang sudah masyhur.

Syaikh Husain bin Ghannam berkata “ Syaikhku Muhamamd bin Abdul Wahhab berkata :

إن عثمان بن معمَّر - حاكم بلد عيينة - مشركٌ كافر ، فلما تحقق المسلمون من ذلك تعاهدوا على قتله بعد انتهائه من صلاة الجمعة، وقتلناه وهو في مصلاه بالمسجد في رجب 1163

“ Sesungguhnya Utsman bin Mu’ammir seorang hakim negeri Uyainah adalah orang yang musyrik dan kafir. Ketika kaum msulimin mengetahui kekafiran Utsman, maka mereka berencana untuk membunuhnya setelah selesai sholat jum’atnya. DAN KAMI MEMBUNUHNYA SEDANGKAN UTSMAN MASIH BERADA DI TEMPAT SHOLATNYA DI DALAM MASJID di bulan Rajab tahun 1163 “. (Tarikh an-Najd halaman 97)

==================================

Perhatikanlah wahai pembaca, syaikh Husain menceritakan kisah yang diceritakan sendiri oleh Muhamamad bin Abdul Wahhab. Di mana Muhamamd bin Abdul wahhab memvonis musyrik dan kafir terhadap Utsman bin Mu’ammir seorang hakim di Uyainah.

Yang dimaksud kaum muslimin tersebut adalah para pengikut Muhammad bin Abdul Wahhab sendiri.

Dan perhatikanlah wahai pembaca, dengan bangga Husain dan Muhammad bin Abdul Wahhab menceritakan kronologinya ketika membunuh Utsman bin Mu’ammir tersebut.

Ironisnya mereka membunuh di dalam masjid dan Utsman masih di dalam mushollahnya bertepatan hari jum’at dan setelah menunaikan ibadah sholat jum’atnya…Laa haula wa laa quwwata illaa billah…

Suatu dosa besar yang berlipat-lipat yang dilakukan Muhamamd bin Abdul wahhab sekaligus, tapi ia merasa tindakan kejam dan busuknya itu suatu perbuatan mulia dan ia merasa bangga akan hal itu. Naudzu billahi min dzaalik..

Dan semoga Utsman bin Mu’ammir ditinggikan derajatnya oleh Allah Swt, kita sudah paham orang muslim yang wafat di hari jum’at, maka ia mendapatk keistimewaan dari Allah terlebih wafatnya di dalam keaniayaan dari orang yang dhalim.

23 komentar:

  1. akan lebih mantep kalo disertai fhoto2nya ukhty. . . :-)

    BalasHapus
  2. maksud ana spt fhoto2 yg di upload ke grup menolak wahabi. . . :-)

    BalasHapus
  3. Iya, maaf loading modemku lambat susah bngt uploud foto ke blog..jadi aq langsun aja tanpa fotho..

    BalasHapus
  4. Pada catatan kaki nomor 29, saudara Idahram kembali mengklaim bahwa sumber sejarah tersebut dari sebuah kitab yang berjudul Tarikh Najd, hal. 97, karya Ibnu Ghannam rahimahullah. Entah cetakan mana dan tahun berapa yang dimiliki oleh Idahram, sebab setelah kami melihat langsung pada sumber yang disebutkan Idahram, yaitu kitab Tarikh Najd, hal. 97, cetakan Darus Syuruq tahun 1994 M, sama sekali tidak terdapat kisah tersebut.

    Lalu kami mencoba mencari pada halaman lain tentang kisah pembunuhan Utsman bin Mu’ammar dan kami dapati, tidaklah seperti tuduhan Idahram. Bahkan yang sebenarnya, Utsman bin Mu’ammar telah bergabung bersama pasukan Dir’iyyah dalam peperangan melawan Dahham bin Dawwas, penguasa Riyadh[Kisah ini sekaligus bantahan saudara Idahram atas tuduhannya dalam penyerangan kota Riyadh (pada hal. 93-94), hakikat penyerangan tersebut hanyalah pembalasan terhadap pengkhianatan penduduk Riyadh yang dipimpin oleh Dahham bi Dawwas dalam menyerang dan membunuh penduduk Manfuhah.] yang berkhianat pada tahun 1159 H-1160 H, di mana Dahham bin Dawwas dan pasukannya dari Riyadh membunuh penduduk Manfuhah yang telah mengikuti dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah.

    Pasukan Dir’iyyah dengan dibantu Utsman bin Mu’ammar pun mengadakan perlawanan kepada Dahham bin Dawwas, sehingga pecah pertempuran antara Dir’iyyah dan Riyadh dengan kekalahan pada pihak Riyadh, namun Dahham berhasil meloloskan diri.[Lihat Tarikh Najd, hal. 96-98]

    BalasHapus
  5. Baca juga yg ini bos...biar tahu sejarah aslinya, jangan sepotong-potiong baca sejarah itu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semestinya anda yang jangan memotong dan mencomot perkataan ulama.

      Setelah mengecek langsung kitab taariikh najd ternyata saya tidak menemukan nukilan yang disampaikan di atas.
      Nampaknya, tulisan ini sekadar membeo kepada syaikh (idahram) anda yg jelas kedustaannya dan banyak mengambil referensi milik syi'ah.

      Sungguh perkara yang sangat memalukan. Semua ini dilakukan hanya karena ingin menipu dan menggambarkan kepada kaum muslimin bahwa Muhammad bin Abdil Wahhab merupakan sosok syaikh yang suka mengkafirkan kaum muslimin jika tidak mengikuti alirannya.

      Hapus
  6. http://semuatentangwahabi.blogspot.com/2012/08/sejarah-kongkrit-lahirnya-paham-neo.html

    BalasHapus
  7. tulisannya perlu diperbarui secara konsisten...
    lanjutkan!!

    BalasHapus
  8. Hehe,, Ternyata cuma hasil copas,,, tidak d Cek dulu kebenaranny,,, langsung membabibuta,, sodara/sodari shofyah apa sudah d Cek langsung d kitab tarikk najd kisah d atas bener atau tidak,, berhati2lah dengan lisan,,

    BalasHapus
  9. begitu banyak pertentangan dalam agama, dalam mahzab dan sebagainya, saling tuduh, saling fitnah, termasuk dalam blog ini......, padahal mereka Ulama2 (abd. Wahab,Ibnu Taymiah) ingin meluruskan pemahaman agama umat islam, bisa jadi pembelokan tujuan (cita2 beliau) dilakukan oleh pengikut2 beliau yang memang ingin mengadu domba umat dan membelokkan keinginan luhur mereka...
    berhati2lah bro... bisa jadi blog inipun tercatat sebgai fitnah bagi mereka....dan itu akan anda pertanggungjawabkan kelak di akhirat...

    BalasHapus
  10. pantesan aza kelakuan pengikutnya biadab seperti binatang,,,orang gurunya mirip monyet,tuh liat fotonya,,,!

    BalasHapus
  11. para teroris yg membom sana sini di indonesia adalah orang2 yg bermazhab wahabi,,,pantesan aza orang gurunya si bedul wahab tukang ngebantai,,,gak peduli itu muslim atau kafir korbannya,,,,

    BalasHapus
  12. mantap...
    Lanjutkan...
    Bongkar smua fitnah kebohongan wahabi

    BalasHapus
  13. oooo disini para kuburiyyun berkumpul ya ?
    Oia, memang sesama kuburiyyun harus kompak dalam memerangi dakwah tauhid :p
    http://khansa.heck.in/potret-para-kuburiyyun.xhtml

    BalasHapus
  14. naudzubillah

    akhlaq buruk suka menkafirkan muslimin yang lain

    BalasHapus
  15. lah Albani sama bin Baaz aja saling mengkafirkan, karena memang gurunya yang tukang mengkafirkan orang lain.

    BalasHapus
  16. Ana kasih nasehat untuk kita semua, baik yang pro maupun yang kontra terhadap dakwah syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

    “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujurat : 6)

    Rasulullah Shalalahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Cukuplah seorang dianggap pendusta, jika dia menceritakan setiap yang dia dengarkan.”
    (HR. Al-Imam Muslim No. 7 dari sahabat Hafsh bin Ashim).

    “Dan siapa diantara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya adzab yang besar.”
    (QS. An-Nur : 11)

    “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.”
    (QS. Al-Ahzab : 58)

    BalasHapus
  17. pimpinan sempalan wahabi yg mengaku2 salafi adalah Ibn Abdul wahab yg mereka jadikan Imam padahal tak sampai ke derajat Al Hafidh sekalipun apalagi Hujjatul Islam (Al Hafidh adalah yg telah hafal 100.000 hadits berikut sanad dan matannya, hujjatul islam adalah yg hafal lebih dari 300.000 hadits dg sanad dan hukum matannya).
    yg masa kini diantaranya Ibn Baz, dan Abdurrahman assudaisiy?? dg semboyan memurnikan akidah dg ringan membid'ahkan mengkafirkan org yg berbeda? memecah belah umat islam dan menyakiti umat islam ?? Hati dg aqidah mereka yg mengatakan Allah di atas Arasy, hanya melihat konteks Al-quran. Sedang Alllah Zat yg tidak bergantung pada mahluk, arah dan tempat adalah mahluk sedang Allah maha Awal dan akhir. sebelum ada arah tempat Ars, Allah sudah ada.
    sebagai tambahan adalah ketika Rasul saw berdoa : Wahai Allah limpahilah keberkahan dan kemuliaan pada penduduk Yaman dan penduduk syam..., maka berkata seorang sahabat : doakan untuk wilayah Najd wahau Rasulullah ... (saw)., maka Rasul saw mengulang lagi doa beliau saw yg pertama tanpa menyebut Najd, setelah 3x diminta mendoakan wilayah Najd, maka Rasul saw bersabda : Najd, disanalah terbitnya guncangan dan tanduk syaitan! (Shahih Bukhari).

    perlu kita ketahui tanah kelahiran Ibn Abdulwahhab (pencetus wahabisme) adalah di Najd

    BalasHapus
  18. Pantesan ada bom bunuh diri padahal bunuh diri masuk neraka
    Orang islam yang jadi korban bom di anggap jihad, Padahal yang membunuh umat islam adalah neraka tempatnya
    Mencuri uang dan emas di toko orang lain di anggap halal, padahal rasulullah salawah alaihi wasallam melarang umatnya untuk mencuri bahkan kepada orang kafir sekalipun/

    BalasHapus